Eddy13’s Blog

Just another WordPress.com weblog

Dibalik Nikmatnya Rokok

Posted by eddy13 on March 20, 2009

Dari mbah Wiki:

rokok1Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lain.

Rokok biasanya dijual dalam bungkusan berbentuk kotak atau kemasan kertas yang dapat dimasukkan dengan mudah ke dalam kantong. Sejak beberapa tahun terakhir, bungkusan-bungkusan tersebut juga umumnya disertai pesan kesehatan yang memperingatkan perokok akan bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan dari merokok, misalnya kanker paru-paru atau serangan jantung(walapun pada kenyataanya itu hanya tinggal hiasan, jarang sekali dipatuhi).

Manusia di dunia yang merokok untuk pertama kalinya adalah suku bangsa Indian di Amerika, untuk keperluan ritual seperti memuja dewa atau roh. Pada abad 16, Ketika bangsa Eropa menemukan benua Amerika, sebagian dari para penjelajah Eropa itu ikut mencoba-coba menghisap rokok dan kemudian membawa tembakau ke Eropa. Kemudian kebiasaan merokok mulai muncul di kalangan bangsawan Eropa. Tapi berbeda dengan bangsa Indian yang merokok untuk keperluan ritual, di Eropa orang merokok hanya untuk kesenangan semata-mata. Abad 17 para pedagang Spanyol masuk ke Turki dan saat itu kebiasaan merokok mulai masuk negara-negara Islam.

Telah banyak riset yang membuktikan bahwa rokok sangat menyebabkan kecanduan, disamping menyebabkan banyak tipe kanker, penyakit jantung, penyakit pernapasan, penyakit pencernaan, efek buruk bagi kelahiran, dan emfisema.

Bagi pecandu rokok, menghisap rokok tak ubahnya seperti kebutuhan pokok. Sehari tak merokok, badan seperti tak fit, pikiran sulit berkonsentrasi, dan mulut terasa asam. Seorang pecandu bahkan rela mengganti sarapan paginya hanya dengan sebatang rokok dan segelas kopi.

Padahal banyak penelitian menyimpulkan bahaya kebiasaan merokok bagi kesehatan, seperti dapat meningkatkan risiko timbulnya penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah, kanker paru-paru, kanker rongga mulut, kanker laring, kanker osefagus, bronkhitis, tekanan darah tinggi, impotensi serta gangguan kehamilan dan cacat pada janin.

Di dalam satu batang rokok terkandung sedikitnya 4000 zat kimia beracun. Zat kimia yang dikeluarkan ini terdiri dari komponen gas (85 persen) dan partikel. Nikotin, gas karbonmonoksida, nitrogen oksida, hidrogen sianida, amoniak, akrolein, asetilen, benzaldehid, urethan, benzen, methanol, kumarin, 4-etilkatekol, ortokresol dan perylene adalah sebagian dari ribuan zat di dalam rokok.

Sementara komponen gas asap rokok adalah karbonmonoksida, amoniak, asam hidrosianat, nitrogen oksida dan formaldehid. Partikelnya berupa tar, indol, nikotin, karbarzol dan kresol. Zat-zat ini beracun dan dapat menimbulkan kanker (karsinogen). Lalu sebetulnya, apakah zat-zat tersebut dan bagaimana caranya mereka bisa membahayakan tubuh ?

1. Nikotin.

Meracuni saraf tubuh, meningkatkan tekanan darah, menimbulkan penyempitan pembuluh darah tepi dan menyebabkan ketagihan dan ketergantungan pada pemakainya. Kadar nikotin 4-6 mg yang dihisap setiap hari sudah bisa membuat seseorang ketagihan.

2. Timah hitam (Pb)

Biasanya dihasilkan sebatang rokok sebanyak 0,5 ug. Jika sebungkus rokok isinya 20 batang yang dihisap, maka dalam satu hari menghasilkan 10 ug. Sementara ambang batas timah hitam yang masuk ke dalam tubuh adalah 20 ug per hari. Bayangkan bila seorang perokok berat menghisap rata-rata 2 bungkus rokok per hari…sereeem.

3. Gas karbonmonoksida (CO)

Cenderung berikatan dengan hemoglobin dalam sel-sel darah merah. Seharusnya hemoglobin ini berikatan dengan oksigen yang sangat penting untuk pernasapan sel-sel tubuh, tapi karena gas CO lebih kuat daripada oksigen, maka gas CO ini merebut tempatnya si oksigen di hemoglobin. Maka hemoglobin bergandengan dengan gas CO. Yang repot, kadar gas CO dalam darah perokok berkisar 4-15 persen, padahal normalnya tak boleh dari 1 persen.

4. Tar

Tar adalah kumpulan dari ribuan bahan kimia dalam komponen padat asap rokok dan bersifat karsinogen. Ketika rokok dihisap, tar masuk ke dalam rongga mulut sebagai uap padat. Setelah dingin akan menjadi padat dan membentuk endapan berwarna coklat pada permukaan gigi, saluran pernafasan dan paru-paru. Pengedapan ini bervariasi antara 3-40 mg per batang rokok, sementara kadar tar dalam rokok berkisar 24-45 mg.

Nah itulah kira-kira zat-zat berbahaya yang terkandung dalam rokok. Bagi bukan perokok juga dapat mengalami bahaya kesehatan yang sama, ini disebut perokok pasif. Karena mereka bukalan perokok tapi terpapar asap rokok dari orang terdekat yang merokok.

Tapi tahukah AndaPada perokok juga mengalami penurunan zat kekebalan tubuh (antibodi) yang terdapat di dalam ludah yang berguna untuk menetralisir bakteri. Sel pertahanan tubuh tidak dapat mendekati dan memakan bakteri-bakteri penyerang tubuh sehinggal sel pertahanan tubuh tidak peka lagi terhadap perubahan di sekitarnya juga terhadap infeksi.

Nah itulah kira-kira zat-zat berbahaya yang terkandung dalam rokok. Bagi bukan perokok juga dapat mengalami bahaya kesehatan yang sama, ini disebut perokok pasif. Karena mereka bukalan perokok tapi terpapar asap rokok dari orang terdekat yang merokok.

Udara cemar yang dihirup oleh para perokok pasif dapat menimbulkan kumatnya penderita asma dan gejala-gejala lain yang membahayakan bagi para penderita alergi lainnya. Bagi para penderita jantung koroner, terpapar asap rokok juga sangat berbahaya, karena asap rokok mengandung karbon monoksida yang melebihi kadar batas.

Bahkan baru-baru ini penelitian menemukan bahwa telah ditemukan kadar nikotin yang dapat diukur dalam darah dan urine para perokok pasif. Ini membuktikan karbon monoksida mampu menembus dinding alveoli ke dalam darah!

Jika anda sayang terhadap tubuh dan kesehatan anda jangan sekali-kali menghisap rokok.

Mengatasi Ketergantungan terhadap Rokok

Nikotin adalah zat yang terkandung dalam rokok yang dapat menyebabkan ketergantungan. Bagi orang ingin berhenti merokok, tersedia beberapa macam cara untuk mengatasi ketergantungan ini.

Vaksin Nikotin
Suatu penelitian baru-baru ini mengungkapkan suatu penemuan yang cukup asing di dengar, vaksinasi bagi perokok supaya berhenti merokok. Vaksin nikotin ini dijual dengan nama dagang NicVax. Vaksin ini tampaknya aman, dapat ditoleransi dengan baik, dan efektif untuk menolong orang yang ingin berhenti merokok.

Penelitian selama 38 minggu yang melibatkan 68 perokok aktif. Setiap peserta penelitian mendapatkan salah satu dari tiga dosis yang berbeda atau plasebo. Sebenarnya penelitian ini tidak dirancang untuk menilai efek terapi vaksin, tetapi para peneliti menemukan bahwa 38 persen peserta yang mendapat vaksin nikotin dosis tinggi berhenti merokok kurang dari 30 hari. Padahal pada awal penelitian, mereka tidak berencana berhenti merokok setidaknya 6 bulan ke depan.

Vaksin ini bekerja dengan cara memproduksi antibodi yang secara spesifik mengikat nikotin, dan dengan demikian mencegah sebagian besar nikotin memasuki otak. Proses ini mengurangi efek menyenangkan saat merokok dan mengurangi ketergantungan terhadap nikotin.

Namun demikian, masih dibutuhkan penelitian lanjutan untuk menjawab sejumlah pertanyaan tentang vaksinasi ini, termasuk berapa lama vaksin efektif dan apakah dapat digunakan untuk membantu mencegah relaps pada orang yang sudah berhenti merokok.

Terapi Pengganti Nikotin
Ada 4 bentuk terapi pengganti nikotin, yaitu plester, permen, semprot hidung, dan inhaler, yang semuanya mengandung nikotin. Cara kerja produk-produk ini mempunyai tujuan yang sama yaitu melepaskan nikotin dosis kecil secara kontinyu ke dalam tubuh, sehingga menghilangkan gejala ketergantungan yang sering dirasakan oleh orang yang sedang berusaha berhenti merokok.

Keempat bentuk terapi ini mempunyai keefektifan yang hampir sama. Pada penelitian ditemukan bahwa kombinasi plester nikotin dengan permen nikotin atau dengan semprot hidung nikotin memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan terapi tunggal.

Plester nikotin, digunakan dengan cara menempelkannya ke kulit, sehingga nikotin dalam jumlah tetap melintasi kulit masuk ke dalam tubuh. Plester nikotin tidak cocok bagi orang yang mempunyai masalah pada kulit.

Permen nikotin, tersdia dalam dosis 2 dan 4 mg. Dengan mengunyah permen, nikotin masuk ke aliran darah melalui pembuluh darah di mulut.

Semprot hidung nikotin, diperoleh mesti dengan resep dokter. Semprot ini berupa botol yang dilengkapi pompa yang dapat digunakan saat keinginan untuk merokok kembali timbul. Produk ini tidak dianjurkan untuk orang yang mempunyai penyakit pada hidung atau sinus, alergi, asma, juga pada perokok usia muda.

Inhaler nikotin, juga diperoleh harus dengan resep. Walaupun disebut inhaler, alat ini hanya melepaskan nikotin ke dalam mulut dan tenggorokan, tidak sampai ke paru-paru, seperti halnya asap rokok. Nikotin kemudian diserap melalui membran mukosa. Efek samping yang sering adalah iritasi mulut dan tenggorokan, juga batuk. Bagi orang yang mempunyai gangguan bronkhus, misalnya asma, harus hati-hati menggunakan produk jenis ini.

Obat-obatan
Bupropion, suatu antidepresan dengan nama dagang Zyban, telah digunakan sejak tahun 1997 untuk mengobati ketergantungan nikotin. Obat ini membantu mengurangi gejala yang timbul akibat berhenti merokok dan menekan keinginan untuk merokok kembali. Efek samping tersering bupropion adalah mulut kering, gangguan tidur, pusing, dan bentol-bentol merah di sekujur tubuh. Hindarkan penggunaan obat ini pada penderita epilepsi, gangguan makan seperti anoreksia nervosa atau bulimia, atau sedang mengkonsumsi obat lain yang mengandung bupropion hidroklorida.

sumber

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: